Arka liburan: Kota Mini (Floating market) Lembang

Floating market masih sama kaya 2 tahun lalu, HTM nya 20k, tiket bisa ditukar sama minum, transaksi menggunakan koin yang tidak bisa ditukarkan menjadi nominal rupiah lagi. Masih ada arena kelinci, miniatur kereta, perahu kecil-kecil, area makan dengan menu-menu diatas perahu, ikan-ikan gendut yang selalu lapar, masih sama. Yang baru apa?

Ini si kota mini, ada juga spot buat kita berkostum dengan dress nya korea (hanbook) atau kimono an. Kalau mau princess atau putri dengan gaun lebar nan kaku bisa di kota mini.

Kota mini ada di area floating dengan naik anak tangga yang lumayan bikin olahraga, iya di atas jadi pemandangan kece kalau dari atas.

Ada apa sih di kota mini? Miniatur rumah kecil-kecil aja dengan kegiatan di dalam cocok buat anak-anak. HTM nya 25k, setiap wahana ada HTM nya 25k atau 35k untuk playground atau cooking class, ada paket hemat 80k/5 wahana. Menarik sih lihat wahananya, cuman karena mau lihat situasinya dulu, kebetulan kami bawa saudara yang sepantar an Arka kudu cek ombak duls. Di dalam juga bisa kok kalau tertarik terus mau beli tiketnya tapi transaksinya mengunakan uang yang ditukar koin bukan cash seperti di loket.

🙂

Sudah membayangkan bakal seru nih masuk di fire dept, police, hospital kalau 3 kenanya 75k sayang ya mending 80k dapat 5 wahana, tapi cek dulu deh ke dalam.

Sudah liburan sekolah meski datang di hari kerja kenyataannya ya penuh banget, boro-boro mau lihat setiap wahana, karena selalu berselisih jalan dengan yang berenti buat foto-foto. Kece emang buat foto apalagi kalau nyewa kostum. Ingin tapi bawa rombongan takut jadi ribet. Sewa kostum di kota mini ini 70k dewasa atau anak sama.

Kembali ke wahana, setelah lihat-lihat Arka minat dengan fire dept, jadi setelah dapat pengetahuan diajak untuk memadamkan api. Sayang sewaktu saya membeli koin tiba-tiba dia urungkan dengan air mata tergenang (gak ngerti jadi gampang nangis Arka sekarang), sempet murka sih (namanya juga emak-emak karena sudah sibuk mencari beli koinnya terus anak nya ga mau) karena sudah terlanjur membeli koin 25k (yang akhirnya saya pakai untuk makan siang di bawah). Alasan dia terlalu bising suaranya keras sekali, iya sih kalau yang ini benar. Nanti di dalam ada kafetaria kecil bertenda merah, nah beli koinnya buat wahana di sini.

Mungkin ekspektasi Arka berlebih dia mengharapkan seperti di Kidzania, aturan juga kami ke sini dulu kali ya baru ke Kidzania jadi dia udah mikir jauh taunya zonk gak kaya dia bayangin.

Di dalam rumah mini ada kegiatan di dalamnya, kalau post dept bisa dapat sertifikat, polisi mengejar penjahat, salon, atau hospital bisa mengurus bayi terus bayinya diajak jalan-jalan pake stroler kecil, tailor juga diajarkan menjahit, cooking class seperti di dapur, wah asik aslinya. Dengan kostum sesuai dept nya masing-masing. Mungkin kalau anak perempuan pasti bermanfaat banget, asik kayanya ikutin setiap wahana. Tapi ini yang saya bawa anak laki-laki semua jadi cuman sedikit wahana yang bisa diikuti. Dan setiap wahana mulai pintunya ditutup (sama kaya Kidzania) cuman kan ini outdoor ya jadi kalau ditutup akhirnya kepo ngintipin di jendela, gahahaha. Ini sebagian penampakan kota mini dan sebagian wahana. Penuh banget jadi mau foto agak proper susah.

<

Kalau lapar atau ingin duduk-duduk sambil ngemil atau minum air kelapa ada resto/cafe di area ini.

Kelapa dengan batoknya harganya 25k, cakue mini 15k dapat 5pc. Lumayan banyak variasi makanan berat di sini, ada nasi goreng, mie instant, sate dengan lontong/nasi, juice, dll. Oia sewaktu masuk ke kota mini sobekan tiket bisa ditukar dengan snack, nah tukarnya di sini. Tadi sih snacknya stik kentang gitu, lumayan enak (msg soalnya hahaha).

Ini penampakan playgroundnya.

🙂

Buat yang suka foto-foto banyak spot lucu di sini, worthed lah. Buat anak yang memang suka pretend play tempat ini juga layak dicoba, dengan catatan gak serame ini kali ya, jadi gak rebutan alias ngantri.

Di dekat kota mini ada kolam renang, yang spesialnya itu ada yang buat hijab. So pasti cuman buat perempuan ya karena kolamnya juga tertutup. Tapi ada kolam renang buat umum juga tapi pas cek airnya dingin, hiks. Gak sempet fotoin kolam renangnya, HTM nya 50k.

Sudah ada banner begini loh, ada peringatan masuk kolam harus memakai baju renang tapi tadi masih terlihat yang berenang dengan baju lengkap plus hijab ya bukan memakai yang seharusnya, pasti bawa baju ganti lengkap dan dalaman ini ibu, hahaha.

Ada rainbow garden juga, tapi gak sempat masuk karena sudah kesorean dan belum makan siang. HTM Rainbow Garden 10k, pasti bagus sih ya, di atas sini kita dimanjakan dengan pemandangan yang asri.

Saran saya kalau sempat ke kota mini mending makan nya di resto di situ aja karena kami tadi untuk mencari makan di bawah (yang perahu-perahu) agak memakan waktu, menunggu kursi untuk makan saja agak lama saking ramenya.

Apa yang bikin seneng, Arka berani naek boat express. Dari awal langsung semangat sewaktu ditawarin naik ini plus karena ada saudaranya yang semangatin.

🙂

Nunggu Arka pap dan saudaranya naek boat kami memutuskan untuk jalan-jalan duluan. Setiap jalan bertemu dengAn orang korea eh dengan yang berkostum korea.

Ngomong-ngomong kostum, jadi untuk si hanbook atau kimono ini biaya sewanya plus foto di studio itu 170k, jadi setelah sewa bisa foto di studio foto diatas air (gak deng diatas bambu-bambu) ada juga spot kece yaitu foto seolah-olah di resto sushi, dapat hasil 8rp kayanya untuk cetak kalau sudah selesai foto bebas deh kalau mau jalan-jalan di sekitar Floating Market ini diberi waktu 1 jam. Mau cari cemilan ala-ala Jepang (matcha sebagainya) ada di depan studio foto.

Wahana yang tak terlewatkan bagi Arka tentu saja miniatur Kereta, rasanya gak bosen juga saya masuk ke dalam, ya terakhir ke sini sudah banyak nambah koleksinya.

🙂

Karena situasi ramai mulai liburan gak gitu dapat foto yang kece, jadi seadanya aja. Mohon maaf kepada nenek, kakek, ibu bapak, kakak dan adik kalau ada di dalam foto saya, saya minta ijin untuk posting di blog ini.

Karena kondisi ini juga kami menghindari Jalan Setiabudi, mempercayakan kepada om Waze, jadi pergi via Punclut pulang via Dago Giri, aman.

Apa ada arka liburan lagi? Insya Allah ya nak, semoga pap ada rezekiNya. *elus-elus pap eh doain pap yang banyak dan kenceng. Aamiin.

Advertisements
Arka liburan: Kota Mini (Floating market) Lembang

Arka liburan: Belajar profesi di Kidzania

Kidzania ini tuh udah lama ya, sempet ngurusin payroll pegawainya waktu kerja dulu. Pengen masuk tapi emang nunggu umur yang pas, takut gak semua bisa ikut. Pas sepupu Arka ke sana ko asik tapi Arka masih 3 tahun, paham perintah atau intruksi aja belum. Teman cerita rada gelap di sana dan bising, tambah parno karena Arka memang rada susah ditebak.

Bismillah aja, pas memang liburan, pas cek harga mulai tanggal 16 sampai 8 Januari harganya fantastis, pas pap kerjaannya dicancel karena gak dapat ijin, pas lagi ada promo cc dan habis sampai tanggal 15. Semua serba pas, pas uang juga segitu aja kalau dipakai buat beli mainan atau ke mall gak ada kesannya.

Malam sudah prepare semua karena berencana pergi subuh karena harus sampai jam 9 pagi mengejar sesi pagi nya. Semua diprepare malam, buah kala, makanan masuk slow cooker jadi pagi tinggal masukin ke tempat makan, cemilan, baju ganti semua disiapin biar besok pagi tinggal cuss.

Berangkat dari Kopo jam 5 pagi, sarapan di KM 97, beli bubur sumsum buat makan siang Kala incase makanan gak cocok atau telat makan uda prepare makan siang. Kalau makan sore sudah dsiapkan tapi makan siang biasanya rada sante gak berat menunya kaya pagi sama sore.

Lalu kita serahkan semua ke om Waze, karena kebetulan masih hari kerja, lagi ada pekerjaan kereta cepat, jalan tol yang di tengah kebayang macetnya. Disuruh keluar Cibitung lewat jalan biasa, terus keluar di Bekasi dan lancar. Ya rada macet pas tol dalam kota sisanya alhamdulilah dipermudah.

Telat 30 menit sampai sana, dan situasi sudah ramai.

🙂

Tiket masuk

Tiket hari jumat kemarin masih normal, 150k/ anak dan 100k/dewasa, Kala dibawah 2 tahun jadi belum beli tiket. Memasuki holiday season (hari libur/liburan sekolah) harga tiket 250k/anak dan 200k/ dewasa, lumayan kan bedanya. Pas kemarin cc hari terakhir promo dan kami mendapatkan diskon 35%, jadi hanya bayar sekitar 227k buat tiket 1 anak 2 dewasa. Ditawari paket makanan juga di depan counter karena memang tidak boleh bawa makanan dan minuman. Daripada nanti ngantri dan lain-lain akhirnya beli 1 paket saja buat Arka. Harga makanan paket plus minum sekitar 100k dan kalau order di depan jadi 75 k. Isinya potongan ayam, nasi, sayur kentang dan potongan wortel, jagung plus minum (dalam botol yang bisa digunakan kembali).

Karena kami bukan rombongan gelang kami berwarna hijau, Kala pun dipasang tapi di tangan pap biar dia gak coba tarik-tarik.

<

Saatnya masuk ke dalam tak lupa melewati bagian pemeriksaan. Untung bawa makanan Kala aja jadi aman gak perlu dititipin. Oia Arka dapat cek seharga 50 kidzo bisa dicairkan di Bank BRI di dalam.

<

Selamat datang di Kidzania

<

Langsung bingung mau kemana dulu ya, akhirnya jalan ke sana sini karena belum tau alurnya gimana. Eh tertarik sama mobil, ternyata harus bikin SIM dulu, ke RS buat cek kesehatan biayanya 5 kidzo setelah selesai ke training center buat ujian dan mendapatkan sim biayanya 20 kidzo.

<

Nah mulai dari situ anak-anak dituntut mandiri, harus mengikuti antrian, mengikuti intruksi dan mendengarkan kakak-kakak nya. Anak-anak dipanggil Bapak/Ibu sama kakak-kakak ini. Pas di RS Arka sempet kebingungan dia keluar masuk hampir mau turun karena gak ada petugas di atas hanya petugas di depan komputer saja plus banyak anak-anak berkerumun jadi dia bingung. Orang tua hanya bisa memantau melalui monitor di luar area Rs nya.

Ingin naik bis city tour ternyata berbayar dan uang sisa sedikit, di sini lah Arka mulai mengerti konsep mendapatkan uang dengan bekerja kalau ingin mendapatkan sesuatu, di sini dia ingin naik city tour yang rutenya berkeliling dan ada taxi juga yang siap mengantar, silver bird taxi.

Cari yang gampang, awalnya ditawarin menjadi shoe care alias penyemir sepatu, dia nolak pas diberi tahu nanti dikasi uang, baru mau. Karena Arka sendiri sedangkan pekerjaan ini memerlukan 2 orang akhirnya minta bantuan pengunjung yang sedang melakukan kegiatan ini juga pas dapatnya yang usianya remaja.

<

Kemana lagi ya yang dapat gaji/uang? Bisa dilihat di foto di bAwah ini. Setiap kegiatan berlangsung sekitar 15-20menit, kalau yang banyak peminatnya bisa mengantri lebih dari 15 menit, jadi dapat dipastikan dari 60 profesi gak bisa ikut semua apalagi sesi pagi ini jam 9 pagi sampai 2 siang dan kegiatan terakhir itu di jam 1.30siang. Gak kerasa sih kalau pas dapat gak gitu ngantri tapi pas dapat yang peminatnya banyak lumayan bikin manyun antrinya. Setiap pekerjaan beda-beda memberi uang/gaji, paling kecil pemadam kebakaran hanya 1 kidzo sisanya ada yang 5 atau 10 kidzo, ada yang lebih besar sekitar 30 kidzo yaitu menjadi artis.

Pas beli tiket masuk sudah diinfo sih agak lama nanti di dalam karena sudah ada 1200 orang, hahahaha. Pas ngobrol sama ibu-ibu yang bulan lalu ke sini katanya kemarin itu belum apa-apa dibanding pas kunjungan beliau sebelumnya. Gimana pas liburan besok kali ya? ðŸĪŠ

Ya kaaaan gak banyak yang diikutin, telat masuk iya, penuh sama rombongan juga iya. Saya rasa perlu beli tiket 2 sesi biar puas, atau beberapa hari masuk ke sini kali biar semua ikut kegiatannya. Yang paling happy kayanya anak perempuan duh seru banget ada salon juga.

Ini salah satu contoh antrian, setiap kegiatan ada batas anak yang bisa ikut, ada cuman 3 anak, ada yang 8 tapi rata-rata 5-6 anak saja. Ya kalau rombongan udah pasti menang banyak ya karena langsung aja ngumpul segitu, hahahaa. Ini antri di pemadam kebakaran, di depannya uda ada 2 kelompok dan Arka ini bagian ketiga dikali aja 20 menit sampai mom nya bisa beli minuman, ngantri ampe abis minumannya hahahaha.

Dia masih tertarik menjadi petugas medis, polisi (ini seru ada bagian lari-lari kejar penjahat) atau menjadi sipir penjara nanti berkeliling naik mobil bawa tahanan. Jadi suara bising di dalam itu sebatas suara sirine pemadam kebakaran, ambulan, sipir penjara dan atraksi drumband dari stage artis. Sisanya ya orang-orang yang numplek, rombongan, keluarga dan petugas yang banyak banget.

🙂

Ini nih bagian happy, Arka menjalankan mobil dan membantu para petugas pom bensin, nah part ini si sim dipakai. Ada sih racing car tapi ngantrinya edaaan dan kayanya didominasi yang usianya diatas 6 tahun.

Saatnya pulang karena sudah close sesi pagi, di pintu imigrasi sudah menunggu petugas kakak-kakak memberi sambutan pamit, rame hahahaha. Keluar imigrasi gelangnya dicopot dulu.

🙂

Cape iya happy iya, ini emaknya ya pas ditanya ke anaknya sama jawabannya. Ditanya mau ke sini lagi tentu saja iya jawabannya. Karena ingin itu ingin ini buat makan kayanya susah abis waktu pasti. Untungnya udah beli paket sekalian pas tiket masuk kan jadi tinggal ambil gak pake bingung mau beli apa. Disuapin aja pas menunggu antrian di noodle factory yang ampe 3 shift hahaha.

Kala pun duduk aja di ubin suapin bubur sumsum, alhamdulilah anak-anak happy makan tetap terjaga. Mom sama pap makan di rest area aja mengingat ini hari jumat pasti macet parah. Dan benar masuk tol jam 3.30 sampe rumah jam 9 malam dengan istirahat di rest area untuk makan sore.

Di setiap kegiatan ada part yang bikin happy itu bagian souvenir, gak semua dapat sih tapi ya lumayan, kaya di noodle factory dapat gaji dan sebungus indomie goreng di dalam balon, kalau di bogasari dapat kue kecil-kecil, di Yakult dapat produknya juga, atau di towel factory Terry Palmer dapat handuk kecil, pas kemarin mau close sempat ikut jadi pembersih jendela gedung eh orangtuanya diminta isi alamat dll dapat produk Cling, tau aja di rumah pas abis.

Uang yang didapat bisa ditukarkan dengan souvenir, tapi sayang pas mau nukar di sana ada minimalnya 150kidzo sedangkan Arka punya gak sampai 80 kidzo, jadi disimpen aja deh buat ke sini lagi. Selain bikin sim ada juga bikin ATM biayanya 30 kidzo atau bikin paspor yang asiknya dapat stempel di setiap kegiatan tapi biayanya yang ini cash 100k aja. Kemarin Arka gak mampir ke pesawat, atau bikin ATM ngantri banget. Ada pembuatan pizza juga di sini biayanya 130k dapat pizza ukuran medium. Untuk makan memang relatif pricey, kalau gak salah nasi dan ayam tepung sekitar 40-50k belum minum, harga minuman yang masih standar. Ada ATM BRI (karena sponsor) di dalam area jadi tenang aja kalau kekurangan cash selain bisa debit juga sih.

Asik banget memang kegiatan pretend play begini, edukasi dapat, anak happy, orang tua juga.

Arka liburan: Belajar profesi di Kidzania

Coretan Arka

Bener emang ya, anak punya keajaiban yang kadang kita ga ngeuh kok doi bisa. Mungkin belum bisa mewarnai tapi udah bisa gambar, gak papa bertahap.

Awalnya hanya coret-coret, kemudian bisa titik-titik, membuat lingkaran terus berkembang menjadi roda dan tiba-tiba bisa gambar mobil dengan roda belakang atau dikejutkan dia bisa gambar muka atau gambar perahu dengan layarnya.

Bearti selama ini dia mengamati, apa yang dicontohkan kemudian menyoba sendiri.

Pelan aja nak, semua butuh proses dan kami akan terus dukung.

image

image

image

image

image

image

image

image

Not allowed to copy and paste photo without permission. fikih

Coretan Arka

Berkunjung ke Jendela Alam Lembang

Jalan-jalan dadakan kali ini seru sekali, pap biasa spend waktu sehari sebelum berangkat kerja buat jalan-jalan. Jadi subuh diputuskan aja mau kesini, tanpa bekal apa-apa ga tau gimana dalamnya cuman tau lokasinya aja.

Tiket masuk hari biasa 10k, Arka sudah bayar karena tingginya lebih dari 85cm (not baby anymore), ditawari berbagai karcis, seperti karcis untuk memberi makan hewan (20k), naik wahana, naik kuda dll. Akhirnya kita memilih tiket memberi makan hewan aja. Sebelumnya sih bilang mau lihat-lihat dulu ternyata untuk kasih hewan makanan kita dipandu sama guide di sana, gak bisa sendiri atau kasi makan apa aja. Semua uda disediakan untuk para hewan seperti rusa, kelinci, kambing, sapi dan kuda. Jadi kemarin kita balik lagi ke tempat beli tiket buat minta di guide sama petugasnya.

Lokasinya lumayan luas, arena bermain, burung-burung disangkar, peternakan, sampai ada kolam renang juga cuma kemarin tutup mungkin dibuka kalau weekend aja, wahana flying fox juga ditutup. Makananya kemaren potongan wortel dan daunnya. Wortelnya hasil dari panen ditanam sendiri jadi di sini pun mereka mengolah hasil dari ayam, lebah seperti itu buat dijual. Binatangnya bermacam-macam selain burung, ayam, angsa, kalkun, kucing, kelinci, marmut, kambing, sapi hingga kuda.

Kemarin pas banget sama kunjungan dari TK dari Cianjur, awalnya Arka hanya lihat begitu para anak TK yang otomatis badannya lebih besar dari Arka semangat kasih makan Rusa, Arka pun gak ketinggalan.

Rusa ada 2, namanya Ruru dan Sasa. Kelinci di ruangan terpisah bergabung dengan marmut. Nah di sini kelinci ditempatkan di kandang lebih tinggi, jadi pas diberi makan kandang dibuka dan bisa pegang atau kasih makan langsung deket-deketan gitu. Karena kelinci takut ketinggian jadi gak kawatir tiba-tiba kelinci loncat keluar. Hahaha. *emaknya sih yang takut ini. Lanjut ke sapi kemudian kambing/domba, kambing kecil, terakhir kuda.

Semua sukses Arka kasih makan sendiri, tanpa dibantu, paling dibantu guide nya karena Arka suka kebalik kasih makan hewan, daunya dipegang batangnya dikasih hahahaha. Pas kita uda selesai kasih makan ada petugas yang memberi makan ampas tahu ke kambing, manis kali ya. Dan di sini hewannya bersih-bersih terawat.

Bangga sama kamu nak, berani. Kasih makan jarak dekat plus sempet pegang-pegang juga. Diakhir acara kasih makan sudah disediakan tempat untuk cuci tangan plus sabun. Anaknya senang katanya dan mau lagi. Alhamdulilah. Karena bentuknya edukasi jadi guidenya pun sekalian jelasin tentang binatang-binatang tapi dengan bahasa ringan.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Di sini ada perkebunan hydroponik bisa dipanen, 3k/ons minimal 5 ons atau 1/2 kg. Ada selada dan pakcoy.

image
Playground

image
Di pintu keluar ada playground indoor dan tempat cinderamata

Oia, Jendela Alam alamatnya di Jalan Sersan Bajuri, cara mudahnya dari terminal ledeng di Jalan Setia budi belok kiri melewati Kampung Gajah terus aja lokasinya di sebelah kanan, 1 lokasi dengan Sapu Lidi.

Not allowed to copy and paste photo without permission. fikih

Berkunjung ke Jendela Alam Lembang

Mengunjungi Bandung Air Show 2015

Yang awalnya memberi tahu itu adiknya pap, tapi doi lupa di mana persis. Buka timeline facebook Kang Emil posting tanggal dan tempatnya. Iya kang Emil.

image
Hahahahaha niat abis

Sebenernya gak ada tujuan pergi hari ini, jadi dadakan karena pap mau ngeprint tiket buat tour besok sekalian aja ajak ke Lanud Husein. Kalau dari arah masuk bandara banyak petunjuknya kok buat masuk ke sini, motor atau mobil. Beda sama parkiran ke bandara. Karena tadi naik motor arahnya ke belakang yang ternyata bisa tembus dari rel kereta Andir yang sebelumnya kita lewatin. Kan dongdong ya, kenapa gak langsung kudu pake muter. Eh ini buat motor aja ya, mobil gak bisa tetap kudu muter.

Tiket masuk 20k buat hari kamis – jumat, pelajar 10k sabtu-minggu kalau gak salah 25k. Ada tiket buat naik hot baloon juga, sayang tadi pas di sana balon udaranya baru dipanasin belum ada yang naik. Nah buat ke tiket dan venue rada jauh sama parkiran. Cape cyin. Matahari mana ada 5 diatas kepala.

Selain ada pameran di dalam, ada juga stand dari instansi dan ada 1 stand kita bisa main simulator terbangin pesawat. Keren.

Stand di luar juga gak kalah rame, banyak makanan, minuman sampai jual pakaian. Asli panas banget tadi ke sana tapi abis itu angin tapi berdebu. Banyak pesawat parkir, pesawat beneran asli *norak. Ada juga damkar (pemadam kebakaran/blangbir), jeep segala rupa dari TNI dan bis dan van dari tv lokal plus radio.

Anak saya semangat tetap ke jeep dan kendaraan unik-unik, pesawat biasa aja. Gak papa yang penting Arka senang.

Ibunya senang gak? Jelas banget lah. Jadi pas baru datang si MC woro-woro manggil nama walikota Bandung, Pak Ridwan Kamil. Celingak celinguk, ketemu *terharu.

Gak gitu ketat penjagaan dan orang-orang juga biasa noraknya sama kaya saya dan ibu-ibu yang lain. Banyak wartawan sih. Puncaknya ya bisa foto beliau dari dekat pas lagi ada atraksi terjun payung. Mau selfie suami gak jelas posisi di mana, dan yang lain juga pada asik selfie sendiri tanpa kang Emil liat ke kameranya. Termasuk saya juga.

Jarak antara lintasan dibatasi pagar besi yang bebas orang berdiri di pinggir rumput. Rada bahaya juga sih ini ya, semoga besok rada diperketat juga. Karena pakai perlintasan bandara otomatis ada beberapa penerbangan jadi delay. Ramai banget tadi pasti lebih ramai besok, lusa dan hari akhir.

Yang suka sama pesawat boleh mampir loh, sayang dilewati ajang ini.

image
Setiap liat ini di Dago selalu anaknya tidur, tadi akhirnya liat
image
Panas cyin *nyureng

image

image
Ngiri sama pasangan ini
image
Mari rapatkan barisan
image
Damkar
image
Ada roda di belakang
image
Aksi terjun payung

image

image

image

image

image

image
Foto keluarga

Saran saya, pakai pelindung kepala, mau topi atau payung, jangan lupa sunblok ya biar ga hitam, hihihi.

Not allowed to copy and paste photo without permission. fikih

Mengunjungi Bandung Air Show 2015

#Arkabermain

Seorang teman baik menghadiahi Arka i-sand (pasir yang ga akan kering) di dalam kardus isinya ada nampan, pisau dan cetakan gambar mobil plus cetakan si gunung pasir. Arka bahagia? Tentu saja, anaknya yang hobi main pasir tapi takut pantai kaya ketemu mainan aja, biasanya main pasir di Jejakecil ini di rumah dengan cetakan mobil paporitnya.

image
Terima kasih bubun Sandra

Abis itu langsung ada rasa kok gak bikin apa gitu ya, biar anaknya semangat nanya mau main apa.

Oia, anaknya hobi ngecat, iya maen cat. Pesanlah di Jejakecil cat yang udah disharing, warna merah, biru, kuning dan hijau. Mampir ke Borm* beli buku gambar, bulet-buletan buat si warna dan kuas kecil.

image

Dari yang corat coret asal-asalan menjadi titik-titik dan menambah ke motif lingkaran. Bebasin aja nak, bebas campur warna, bebas kotor-kotoran. Untungnya cat nya emang gampang dibersihkan dengan air. Buku sudah penuh, cat masih banyak, bikin apalagi ya?

Ngecat di kamar mandi. Iya, Arka lagi susah disuruh masuk kamar mandi tapi susah diajak keluar kalau sudah selesai mandi. Ajaklah ngecat di dinding kamar mandi, awalnya gak mau, emaknya gak keabisan ide, digambarlah segala rupa alat transportasi. Sorenya mengambar lagi tapi ditutup dengan sesi menyemprot, ya sekalian bersihin dinding juga kan, berpura-pura menjadi pemadam kebakaran.

image

Garam warna warni

Iseng pas belanja mingguan beli garam plastik gede dan pewarna makanan. Campur warna pake jari diaduk-aduk yang secara gak langsung ngelatih motorik anak buat explore warna, campur warna lebih dari 2. Tenang bisa dibersihin ko.

image

image

Berkenalan dengan biji-bijian

Niat banget cari ke warung di komplek yang jual kacang ijo, jagung, dan makaroni. Buat apa? Niatnya mau bikin tempat mainan baru buat traktor. Tapi gak ketemu si jagung, akhirnya pakai beras. Kalau lihat di Instagram emak-emak kreatif cara nyampur warna pakai plastik klip, apadaya pakai wadah lagi karena toko plastiknya tutup.

image

Beras minta warna kuning dan makaroni minta warna biru. Jadilah tempat mainan baru, hijaunya dari kelapa hijau yang anggap aja rumput, hahahaha *maksa.

Clouddough

Lihat postingan Sazki akhirnya menuju ke IG nya @productivemamas terus pencet follow. Cari resepnya dan mudah banget. I-sand istirahat dulu soalnya Arka maen di ruang tamu dan pe er tiap bersihin rumah karena si pasir lengket dan suka kebawa sampe tempat tidur.

image

Kalau di resepnya sih cuma tepung maizena dan pewarna makanan. Dengan perbandingan 2:1 (2 sendok makan tepung : 1 sendok makan pewarna) bikin 2 warna merah dan hijau, rekuesan anak kecil. Ini diaduk pake sendok, sedikit mengumpal tapi bisa diratakan mengunakan belakang sendok.

image

image

image

Karena tepung otomatis rada messy, kena air langsung berubah warna karena ada pewarnannya. Gak papa bisa dicuci, hilang kalau kena air. Gak masalah yang penting anak belajar, motoriknya berkembang.

Udah jalan beberapa minggu absen main gadget, tabletnya libur. Awalnya tablet kena muntah langsung dijadiin alasan tablet rusak. Jadi gak ada youtube atau game-game yang dimainin. Sesekali nebeng lihat youtube di tablet om nya, cuman om nya rada galak jadi jarang lama nonton juga.

Di hp mom juga aplikasi youtube kesimpen di folder jadi kalau main hp sebatas buka galeri foto dan video. Semoga lebih sering bermain aja ya nak, jauhin gadget.

Not allowed to copy and paste photo without permission. fikih

#Arkabermain

Seaworld Ancol buka lagi?

Awalnya sih uda tau karena ipar kerja di sana, cuman menurut doi makanya lama rehat karena sesuai perjanjian kontrak setelah 25 tahun seaworld yang sebelumnya dikelola sama Lipp* harus diambil alih sama PT Jay* ancol. Jadi lumayan perpindahan si pegawai ke managemen yang baru. Baru dibuka bulan ini, lumayan peminatnya karena kita kesana beberapa hari setelah lebaran. Isi si sama aja, belum ada perubahan yang signifikan mungkin dari pihak Ancolnya jg masih adaptasi.

image
HTM liburan

image

image

image
Mama azqa
image
Mama Rafis

image

Gak banyak ambil foto, kebanyakan selfie, trus si anak bayi gak suka difoto alhasil blur semua.

image
Ketemu gita dan pasangannya
image
Kasi makan di Aquarium utama
image
Musang laut?
image
Mobil isinya ikan
image
Sepupu

Tapi ada kejadian yang “nampar” kita banget, karena mau langsung balik Bandung akhirnya barang udah dibawa semua, pas balik ke parkiran taunya mobil gak nyala, gak ada sama sekali listrik ngalir, stress. Nelp, bbm gak bisa dihubungin semua. Tiba-tiba mobil oma lewat dpn mata yang kebetulan kita parkir sebrang jalan. Sibuk pinjem alat sana sini, akhirnya ada ide dari yang bantuin di sana, diakalin akhirnya nyala. Pahala biar Allah yang bales buat semua yang udah bantu. Alhamdulilah sampai Bandung 2 jam aja dari Ancol dengan berdoa terus semoga gak mati mobilnya. Pelajaran semoga lebih hati-hati pas ninggalin di parkiran, dipastikan semua mesin udah mati.

image

Not allowed to copy and paste photo without permission.

Seaworld Ancol buka lagi?