Potty training Kala

Sudah? Baru sebatas BAB. Awalnya karena iseng, bawa ah ke kamar mandi duduk di situ, eh berhasil. Hari berikutnya berhasil, kemudian di PHP in hahaha.

Alarm doi ini masih banyak yang belum ngeuh yang akhirnya ya udah keluar duluan di pospak, hahaha. Ya kadang kalau kebangun jam 3 atau 4 pagi suka gak tega bawa-bawa dia ke kamar mandi kadang ya luluh biarin aja, kadang ngeluarinnya aja dia sambil merem, kasian. Hahaha. Kalau sudah jm 5 sih bawa aja uda kuat emaknya duduk nungguin.

Jadi Kala sukses pup di kamar mandi pas doi 8 bulan. Alhamdulilah.

Advertisements
Potty training Kala

Mari kita sukseskan program pemerintah untuk imunisasi MR

Pas ada ini langsung susun strategi buat Arka karena dia kan penakut, terakhir suntik tahun lalu, pasti uda lupa rasanya. MR ini campak dan rubbela, Arka campak sudah, MMR juga sudah tapi kok vaksin lagi. Anggap aja booster, tahun depan jadwal booster si MMR tapi kondisinya masih kosong di mana-mana, ya kenapa gak ikut program pemerintah yang oketa ini.

Vaksinnya di sekolah, beberapa kali on off  kondisi badannya sama batpil, pas mendekati hari H sibuk jaga makan sama kesehatan dia, masih batuk tapi jarang, ya selama gak demam kan? Lagi pula anaknya juga masih aktif. Pas hari nya banyak teman Arka yang gak masuk, pokoknya perubahan cuaca bikin tumbang satu persatu sama batpil dan demam, jadi pasti ganti-gantian gak masuk sekolah. Ya cuma disounding aja mau disuntik, sakit (kan emang sakit) sedikit abis itu ilang rasanya. Ketakutan tapi bisa dialihkan. Orang tua disuruh hadir tapi tak boleh menemani pas disuntik, urusan bu guru aja sama dokter.


Emaknya yang pada heboh pas anak-anak mulai dipanggil, sibuk dokumentasi, hahaha. Alhamdulilah aman, malamnya pun langsung loncat-loncatan.

Adiknya gimana? Bulan ini Kala 9bulan sedangkan program pemerintah hanya sampai september, galau sist hahaha. Pas ke posyandu awal bulan september umur masih 8 kan, pas anak-anak kembali jajan di dokter pun akhirnya ketemu dr Frecil, tanya dong eh di sana vaksin MR sudah habis, dianjurkan campak saja nanti 15bulan langsung MMR kaya Arka begitu beliau bilang. Oke lah.

Gak lama berselang beberapa hari ada posyandu kan, diberi tahu terakhir program di daerah sini itu tanggal 13-14 oktober. Wah langsung deh berusaha bikin Kala sehat yang mana lagi drop karena virus bolbal sama Arka. Tanggal 13 kebetulan mau ke Jakarta, udah minum obat tapi si dahak kayanya bandel banget, napas masih susah, bunyi dan si pilek pun aduhai, gak demam sih yang menurut kita bisa kali vaksin.

Datang ke puskesmas ditolak cyiin, pedih. Sudah terakhir program ditolak. Beklah disehatin dulu aja tar kalau emang kudu campak lanjut MMR ya tak apa-apa. Dengar info si campak udah ditarik sama pemerintah dan mau diganti sama MR bulan depan, masa sih? Tanya sepupu yang bidan eh bener. Di puskesmas dia pun sudah ditarik. Doanya semoga bukan wacana bulan depan sudah ada vaksinnya di puskesmas atau di bidan yang biasa Kala vaksin.

Rezeki emang beberapa hari lalu lihat postingan bidan sahabatku, vaksinnya tersedia, tapi tiap hari sabtu, pas banget pas pap kosong jadwalnya, langsung deh cuss.

Beres dua-duanya. Alhamdulilah.

Mari kita sukseskan program pemerintah untuk imunisasi MR

Arka masuk TK

Woooossshh….

Udah lama banget gak nulis-nulis, disimpen tapi tak disalurkan, pedih eiym.

Tahun ini Arka menuju pendidikan yang “serius”, yang dulu kan kelompok bermain aja plus mogok lama kan, nah ini jadwalnya 5 hari setiap minggunya. Dulu sih sekolah Arka Sabtu tetap masuk, tahun ajaran Arka sekarang sabtu libur. Alhamdulilah.

Sekolahnya gak jauh dari rumah, naek selis (sepeda listrik) ahaay dibeliin ini sama pap buat antar jemput yang mana semenjak bisa selis terus belajar motor jadi gampang banget (matic tapi) eh si selis nganggur. Tapi sekarang dipakai lagi. Perjalanan sekitar 10-15 menit naik motor, naik selis bisa 20-25menit kalau lewat dalam.

Lumayan kan ya? Hahahaha. Kenapa pilih sekolah ini, ya karena anaknya minta jauhan sekolahnya. Di komplek ada 4 sekolah dia geleng-geleng semua. Mungkin yang di komplek karena ambil di perumahan sekolah pun ya kaya perumahan. Mungkin dia terbiasa lihat SD negeri di deket rumah kali yang luas. Pas iseng dibawa ke sini langsung minta sekolah di sini. Alhamdulilah Akreditasinya A. Sekolah konvensional bukan yang modern dengan sebutan “miss” hohoho. Panggilnya ya “bu guru”. Jam sekolah Arka tergolong lama dari jam 7.30 sampai 11.15. Kalau lihat yang dekat rumah masuk jam 8.00/8.30 pulang jam 11, Arka berangkatnya bisa bareng anak SD. Mungkin emang diprepare buat persiapan sekolah yang full day kayanya. Kan kalau SD negeri deket sini sekolahnya berbagi waktu.


Hari pertama kegiatannya hanya perkenalan dan menerbangkan balon. Hari kedua mulai drama pagi nya gak mau pakai seragam, ketiga, keempat baru lancar. Alhamdulilah.


Sekelas 18 orang laki-lakinya 5, 2 pendiam 3 aktif, sisanya perempuan. Siapa yang pendiam, tentu saja si jago kandang, hahaha. 

Setelah 4 bulan sekolah atau setengah semester banyak perubahan di diri Arka. Tiba-tiba suka nyanyi, bisa ngaji (hahaha), dan banyak lagi. Yang awalnya kalau baris mau masuk drama gak mau, sekarang tanpa disuruh sudah baris. Sekolah Arka bukan sekolah agama tapi mayoritas memang muslim. Jadi sebelum belajar anak-anak dapat giliran mengaji, tiap jumat juga praktek sholat (yang belum pernah praktekin di rumah). Semoga semakin membaik.

Pergaulan Arka gimana? Karena laki-laki cuma sedikit sempet jadi kawatir sih. Pas awal-awal masih nungguin dia ya main sendiri, ternyata sampai sekarang juga gitu. Ya tergolong mandiri lah ya gak bergantung sama orang lain kalau berteman. Jadi dia bisa asik sendiri, atau main bareng sama teman perempuan atau malah sama lain kelas. Anaknya enjoy aja. Semoga seterusnya begitu. 

Hasil tengah semester juga banyak kemajuan. Awal bulan kemarin orang tua murid diwajibkan ke sekolah lihat hasil belajar anak-anak sementara mereka lomba mewarnai. Dasar buibu norak kita asik fotoin semua hasil masing-masing anak. Bangga semua. Alhamdulilah.


Yang lebih membanggakan itu soal mewarnai. Awal-awal gurunya lapor, Arka paling susah disuruh mewarnai, kalau lihat hasil awal dia mewarnai pingin ketawa, doi garis-garis aja gambarnya. Pas bulan september sudah mulai kegiatan ekskul mewarnai tangannya makin lihai, buku mewarnai dulu gak pernah dilirik habis langsung. Alhamdulilah ya.

Arka masuk TK

Pasca lahiran part 2

Lagi rame di social media isi quesioner tentang cerita anak2 dari hamil sampai lahir. Gak tau awalnya gimana ada yang all about your baby first born ada yang Alla about your babies born. Ya iseng ikutan tapi gak mungkin anak pertama aja kan, semuanya biar adil.

ALL ABOUT YOUR BABIES BORN 👶

1. Epidural? No . Sc itu spinal kan ya? Eh apa epidural? 😂

2. Father in the room? No

3. Induced? No

4. Normal? No

SC semua karena minus mata diatas 9 dan retina yg uda ga oke kondisinya

5. Due Date? 

Queena : 25 nov 2010

Arka : 12 April 2013

Kala : 25 Januari 2017

6. Birth Date? 

Queena : 10 November 2010

Arka : 4 April 2013

Kala : 5 Januari 2017

7. Morning sickness? 

Queena sampai sebelum lahiran

Arka masuk 3 bulan stop

Kala masuk 5 bulan stop

8. Cravings? 
Queena : sepatu converse (berujung gak dipake karena sempit)

Arka : mie ayam kampung

Kala : cilok, cimol, cakue

9. Kilos gained? 
Queena : 9 kg

Arka : 11 kg

Kala : 6 kg

10. Sex of the baby? 
Perempuan

Laki

Laki

11. Place you gave birth : 
Rs Kartika Pulo mas Jkt

Rsia Tambak Jkt

Rs santosa kopo

12. Hours in labor room? 
Sejam an lah, 15 menit keluar bayi.

Queena : smooth

Arka : epidural ga mempan jadi merasakan pas dibelek, jerit2an di ruang operasi tapi berhasil sampe beres operasi sambil nangis sm istigfar

Kala: Rada lama karena sekalian steril

13. Baby’s weight? 
Queena 2,8 kg

Arka 3,1 kg

Kala 2,7 kg

14. Baby’s Name? 
Fathisya Queena M

Arkananta Naufal M

Kalasenja zinan M

15. How old is your baby today?
Queena (Almarhumah)

Arka 4th

Kala 4 bulan

16. Most memorable event during pregnancy? 
Queena : Masih kerja ditempatin di ruko kantor cabangnya yg kamar mandi dilante bawah, setiap hari bisa muntah sampai 5x dikantor turun naik buat muntah.

Arka: Trimester awal selalu nangis tiap hari karena keingetan Queena (Queena wafat mei, juni lepas iud, Juli haid terakhir)

Kala: masuk bulan ke 5 dikasi hormon yang bikin badan penuh bekas luka karena gatal sebadan2 ampe ke dokter kulit, ilang masuk bulan ke 7 tapi bekasnya gak ilang sampai sekarang. Dan lahiran di 36w setelah dapat rujukan dari puskesmas malamnya lgs tindakan karena sering mules dan posisi kepala bayi yg miring.

17. Who is the obgyn? 

Queena & Arka : Bidan Setyanah di Utan kayu mau lahir rujuk RS buat operasi

Kala: Dr Leri (graha bunda) dan bidan2 di puskemas kopo, Dr Yane di Santosa Kopo

Come on mamas! Let’s hear your story! Copy and paste. Change my answers to yours.

❤️❤️❤️❤️


Gegara ini keingetan belum nulis pasca lahiran yang dialami dari bulan Feb – April. Jadi 40 hari setelah lahiran dokter sempat berpesan sewaktu kontrol seminggu pasca lahiran “bu kalau ada benang dibiarin aja ya nanti menyatu ke kulit”. Nah awalnya dari sini nih, ada semacam simpul di tengah jahitan operasi yang hampir menyatu dengan kulit tapi kalau dipake duduk pasti sakit. Dicek lah sama temen saya yang kebetulan dokter, selama ini juga selalu konsul sama dia. Akhirnya pas lagi arisan dia bawa peralatan medisnya dan terjadilah operasi kecil (biar drama) pemotongan si benang operasi terus dicabut dari kulit. Jangan tanya ya sakitnya kaya apa. Setelah itu rasanya ya enak gak ada penghalang. Tak lupa dibekali Nacl dan salep antibiotik, pesannya jangan lupa sering dibersihkan terus dikasi betadine.

Akhir bulan Februari mulailah terjadi yang bikin saya parno, di sekitar jahitan saya mengeluarkan darah. Memang sebelumnya terasa sakit dan perih pas sengaja diraba ya itu ada darah. Lapor teman disuruh bersihin kasi betadine lagi. Darah pun berhenti. Bulan Maret terjadi lagi, ini pasca ditinggal pap tour 10hari dan mama yang harus ke Jakarta karena adik sakit Cacar. Ya karena memang belum pulih benar, urus anak 2 dan rumah membuat si darah kembali ada dan di 2 titik. Inget banget saya itu di atas jahitan. Setelah pap pulang saya memutuskan kembali ke Rumah Sakit tanpa rujukan karena surat rujukan berlaku 1 bulan saja. Setelah curhat ini itu Dsog cerita “karena ibu sudah 3x sc benangnya gak bisa benang biasa. Kalau benang biasa sebulan pemulihan juga bisa jadi saya kasi yang bagus tapi pemulihannya lama sekitar 3 bulan. Metabolisme di usia ibu pun mempengaruhi cepat atau tidaknya jahitan di dalam”. 

3 bulan cyin, ini sebulan lebih keluar darah ampe 2x. Beliau bilang ini bukan di bekas jahitan tapi di atas di lapisan perut. Efek 3x sc dan saya punya bakat keloid jadi beliau putuskan untuk buang keloid dan ambil jaringan perut baru. Jadi darah ini keluar kaya jerawat gitu di perut ya mungkin karena saya kurang bersih atau lembab karena termasuk lipatan.

Beliau bilang hasil jahitan bagus dan saya bilang kok kaya ada yang nusuk ya benangnya mungkin? Dan dokter pun melakukan tindakan. Kembali saya merasakan dicabut benang dari kulit perut tapi yang ini lebih sakit dari yang pertama. Di ruang dokter pun saya teriak-teriak.

Diresepin salep anti lengket tapi pas coba tebus ternyata harganya gilani hahahaha. Jadi saya gak tebus. Tindakan potong benang dan cabut juga lumayan biayanya.

Seminggu pasca itu sudah tak sakit lagi kalau duduk, iseng meraba malah ada benang panjang keluar dari jahitan. Ampe terucap “ya Allah apalagi sih ini”, mau balik lagi males ya, tar tindakan lagi duitnya juga gak sedikit. Akhirnya ngikutin saran temen tetap dibersihkan pakai betadine dan diberi salep anti biotik versi generik. Beberapa hari kemudian iseng raba ternyata ada 2 benang yang keluar ya kalau dirasa sekitar 3-5cm an gitu. Jadi di posisi kanan kiri ada benang menjulur keluar dari jahitan.

Stres. 

Akhirnya pertimbangan tindakan sebelumnya terus mikir rada jauh prepare lah ini itu. Rencananya mau ke puskesmas laporan ini jadi kalau memang ada tindakan besar kan bisa dapat rujukan lewat BPJS. Berangkat pagi-pagi, rombongan diajak semua sampai saya bawa pompa dan botol jaga-jaga saya mesti menginap karena tindakan. Pokoknya pikiran udah kemana-mana deh.

Pagi ke sana, dicek ini itu terus bidannya inisiatif manggil dokter jaga di puskesmas buat lihat benang yang keluar ini.

“Gakpapa ini bu? Dipotong aja ya”

What?

Ya udah bener dipotong doang si benang yang keluar. Dan kata mereka semua jahitan saya bagus. Benang di sebelah kiri tiba-tiba bisa diambil. “Ini lepas sendiri bu jadi gak papa”.

Ya udah gitu aja. Dipotong benang kanan yang kiri lepas sendiri. Gak perlu ke RS gak perlu dikasi rujukan. Pulang.

Ternyata gak sampai situ. Awal April si benang keluar lagi, di tempat yang dipotong kemarin si benangnya. Udah males kan ya? Pusing, hopeless. Ya uda saya biarin, cuma tiap habis mandi dikeringin kasi betadine. 

Adakali seminggu pas iseng saya raba, eh si benang rontok.


Dan setelah itu sebulan kemudian gak ada cerita lagi ada benang keluar, semua baik-baik saja sampai sekarang. Alhamdulilah. Mungkin benar kata dokternya pemulihan memakan waktu 3 bulan. 
Pesan kepada wanita yang harus melahirkan secara sectio berturut-turut? Jangan centil, jangan kebanyakan tingkah. Sadari diri jangan memaksakan melakukan semua meski terpaksa. Karena di dalam badan kita ada jaringan yang sedang masa pemulihan.

Pasca lahiran part 2

Di tanggal 4 bulan 4 di usia ke 4

Selamat bertambah usia anakku, Arkananta N Midas. Usiamu sudah 4 tahun, usia untuk mengenal dunia lebih luas lagi lewat jenjang pendidikan. Yes, Arka mau masuk TK. 

Tahun ini permintaannya hanya ingin kue dengan mainan, padahal tiap tahun juga begitu mungkin gak ada yang diingat, hahaha. Karena gejolak perekonomian belum kembali stabil yang dari ngayal babu mau sekalian selametan Kala Aqiqah (yang belum tercapai juga) atau bikin goodie bag dengan muka mereka berdua pas dicek ternyata kudu pesen berapa minggu sebelum dan pas dihitung-hitung kok sayang ya. Iya sekarang jadi pintar berhitung, karena semua kebutuhan dan kewajiban berjalan bareng-bareng.

Well akhirnya diputuskan tiup lilin saja dengan teman terdekat sekalian arisan, kue bingung pesen gimana kalau hasil survey kesana kemari harganya bikin lumayan nyekek karena memang lagi gak stabil ini hahahaha. Coba tanya temen, dulu pernah bareng di Jejakecil tapi anaknya sudah lulus tahun kemaren dan tiap arisan (iya yang lama, masih dan yang baru bikin arisan) suka terima pesanan bikin kue bolu jadul yang rasanya soft enak banget terus pernah lihat postingan dia bikin cake buat acara nikah, isenglah bertanya. Minta pricelist awalnya, pas dikirimin kok rada lumayan murah ini harganya apalagi saya sudah tahu kualitas dia soal rasa. Pesen deh dengan hasil googling hastag di Instagram sesuai keinginan Arka yaitu Pawpatrol. Dari yang ada maenan sampai yang hiasannya print gambar si pawpatrol ini. 

Niatnya mau cari mainan sebelum hari H tapi setelah Arka ulang tahun kami harus ke Jakarta, jadi berujung  pake print-an deh. Tapi gak kalah kece anaknya tetap happy.


Saya pun gak minta aneh-aneh sama Uci jadi yak diatur sama dia aja. 

Arka lahir di tanggal 4 karena ingin kue saya berpikir ngapain beli kue sampai 2x. Ya sudah ajak dia makan yang pasti gak ditolak yaitu Pizza. 


Seporsi itu dia abis sendiri, gak lama hujan deras akhirnya kami neduh sekalian beli baso bihun (yang ini mom nya yang pengen). Sebelumnya sempat lewat ke toko kue berharap bisa beli ice cream dan slice kuenya tapi tutup. Tanya teman disaranin ke mom’s bakery. Cuss kesana, ngeteh bareng yang ulang tahun dengan kue rasa cokelat kesukaannya.


Anaknya happy orangtuanya ikut happy juga. Pas di Jakarta tante-tante nya juga bikin happy, kadoin 3 loyang pizza jadi langsung pesta pizza dengan saudara plus sepupu Arka.


Jeda seminggu setelah ulangtahun tiba saatnya tiup bareng teman-teman. Karena arisan saya cuman bilang Arka mau tiup lilin sekalian ya. Untuk goodiebag awalnya juga sempat follow beberapa akun yang jualan perlengkapan pesta tapi berujung gak jadi pesan karena dadakan ke Jakarta. Sehari sebelum acara mampir ke Bo*ma deh buat cari isi dan si plastik transparan sebagai goodiebag nya.

Hari H

Anaknya tidur dan pas dibangunin sudah pasti mood dia jelek banget. Ini yang belum hilang dari sifat Arka belakangan ini, kalau bangun dari tidur siang mood dia buruk banget. Akhirnya diawali dengan tangisan, pas mau acara tiup dia ngumpet, sempet dorong adik temannya, dan terus sibuk sendiri. Tapi yang bikin happy anak-anak dan buibu nya menikmati semua, kue nya juga dibilang enak, kebayar lah ya ke hectic an siapin ini itu mendadak. Makasi genk.


Dan tanggal 4 April juga kami 8 tahun usia pernikahan. Gak usahlah dibahas supaya apa semoga apa karena yak gitu aja, gak ada progresnya hahahaha. Makasi ya pap atas jerih payahmu, semoga selalu diberi kesehatan dan dilimpahkan rezeki buat istri (yang banyak mau) dan anak-anak. Aamiin.

Difotoin Arka

Di tanggal 4 bulan 4 di usia ke 4

Arka yang sedang mencari perhatian

Tak ada yang salah

Adik datang di saat kau sedang minta diperhatikan

Allah sudah atur semua

Atur kapan mom dan pap siap

Atur kapan kau siap menjadi seorang kakak

Atur segala bentuk rezekinya

Semua sudah diatur
Kau yang tak suka waktu tidur diganggu

Yang bisa tiba-tiba mendekat kemudian bersikap ingin menendang adik

Mom tahu semua Kau lakukan tanpa sadar
Dan tiba saatnya

Perasaan yang tertekan memuncak

Hanya sebuah bentakan dan pukulan tak kencang mendarat di pantat yang dilakukan bukan oleh orang tuamu mampu membuat kau seperti,
Seseorang yang lain

Seseorang yang terpancing batinnya hingga meraung-raung tanpa henti

Ucapan dan pelukan lembut ibumu pun tak sanggup menahan gejolakmu
Kau berontak

Kau berteriak

Menangis tanpa henti

Menendang kesana kemari 
Air mata ibumu pun tak kau hiraukan

Hingga pelukan yang tak dilepaskan belum mampu membuatmu luluh
Kau tetap menangis

Kau tetap meraung

Seperti ada yang merasuki

Tapi aku tahu itu bukan
Itu hanya kekesalan batinmu yang terusik

Yang selama ini kau pendam

Hingga akhirnya kau tidur

Lelah

Lelah dengan tangisan

Lelah karena pelukan ibumu yang semakin kuat

Hingga akhirnya kau tenang

Tenang karena alunan istigfar terus dilantunkan

Tenang karena denyut jantung ibumu yang semakin teratur
Maafkan kami nak

Kami masih belajar

Belajar menjaga emosimu

Belajar mengenal karaktermu
Bantu kami nak

Bantu kami ..

Arka yang sedang mencari perhatian

Pemulihan pasca operasi sectio yang ketiga plus steril

Oke cerita ini akan sedikit panjang, bersambung dari postingan sebelumnya. Saya masuk ke kamar sekitar jam 11 malam, dan seperti biasa nanti harus belajar miring. Susah itu susah hahaha. Pap sudah terlihat letih dan langsung tertidur di ubin, Arka sudah tidur dengan uti, saya melek tanpa rasa ngantuk sama sekali.

Dan rasa itu datang, rasa sakit. Perut terasa seperti ditarik-tarik dengan kencang, mulai berfikir bius sudah mulai hilang karena saya sudah bisa mengerakan telapak kaki saya, tapi ini sakitnya beda, sakit sekali.

Beberapa jam berlalu saya makin tak bisa tidur akhirnya laporan ke suster katanya diinfus sudah diberi anti nyeri dan inipun tak bereaksi apa-apa ke saya, dan yang saya lakukan kemudian menangis minta ampun ke Allah saking sakitnya dan saya ingin cuma tidur.

Pagi berlalu sakit belum kunjung hilang pada saat diseka suster memberi saya semacam koyo untuk ditempel di dada. Ini rekuesan saya sebelum tindakan ke dokter tapi kok baru diberi pagi bukan kemarin. Dan diinfokan baru 12 jam bereaksi, kray!

Pap saya suruh pulang buat liat kondisi Arka, tak apa tak ada yang jaga toh saya masih belum bisa bangun latihan miring kiri kanan sudah saya lakukan pas tak bisa tidur semalaman.

Mama datang diantar papa, nah kebetulan diresepi obat anti nyeri yang dimasukan ke dalam dubur. Anti nyeri lewat infus, koyo ditempel di dada dan si anti nyeri dimasukan ke dubur? Luar biasa ya hahahaha. Masih sakit? Masih.

Saya beranggapan ini mungkin efek si steril juga dan operasi yang diulang-ulang ditempat yang sama jadi rasanya aduhai.

Sekitar jam 9-10 Kala datang dari ruang bayi, dan saya belajar menyusui dengan cara miring. Alhamdulilah awal mengalami kesulitan kemudian lancar.

Rasa sakit berangsur hilang tapi rasa ngantuk tetap tidak datang. Sore pada saat jam besuk mulai berdatangan teman-teman. Rasa haru menghampiri karena rumah sakit ini pasti terasa jauh oleh mereka, mertua pun datang, alhamdulilah.

Pap datang dengan Arka tapi tetap Arka tidak bisa masuk, kangen banget ya Allah.

Nah perjuangan dimulai pada saat malam, karena saya menyusui dan di Rumah sakit ini kalau menyusui langsung bayi tidur dengan kita hanya diambil pada saat pagi untuk dimandikan dibekali pospak dan tisu basah itu juga pap yang beli di farmasi. 

Mulailah saya menyusui lebih sering tiap pindah ke kanan kiri saya minta tolong pap buat angkat Kala ke posisi yang saya inginkan.

Menjelang subuh dan Kala terus merengek minta susu dan saya yang merasa kepanasan ternyata Kala mengigil. Panggil suster kemudian Kala dibawa ke ruang bayi, alhamdulilah kemudian saya gak lama bisa tidur. 

Seharusnya kateter saya dibuka malam karena 24 jam setelah operasi tapi ini tidak dan karena saya mulai belajar duduk posisi kateter agak menusuk ke bagian vagina saya dan itu bikin gak nyaman. Pas subuh saya minta dicopot saja kateternya dan diberi tahu dalam waktu maksimal 2 jam saya sudah bisa buang air kecil di kamar mandi. 

Mulailah setengah jam posisi kasur saya minta ditinggikan sedikit demi sedikit hingga akhirnya di posisi duduk. Kemudian latihan duduk, turun kaki ke lantai dan jalan. 

Alhamdulilah di sini saya tidak menemukan kendala dalam waktu singkat saya sudah bisa duduk di kursi dan ke kamar mandi.

Hari itu hari sabtu berarti saya boleh pulang. Yeaaay.

Proses pulang pun tidak lama, setelah Dokter kandungan visit dan menganti perban anti air saya diijinkan pulang. Urus ini itu oleh pap tidak lama surat ijin pulang sudah keluar. Oia biaya yang keluar alhamdulilah hanya biaya steril, biaya lahir full cover.

Nah proses yang Kala rada membuat senewen, karena kebetulan hari sabtu DsA sedikit terlambat datang untuk visit sehingga proses urus ini itu bener-bener menunggu dokter visit plus mendekati tutup jam BPJS. Karena Kala sudah saya daftarkan BPJS juga kami tidak terkena biaya hanya biaya vaksin karena memang tidak dicover. Alhamdulilah kami pulang pada saat waktu malam hahaha.

Pelayanan Rumah Sakit Santosa dengan mengunakan fasilitas BPJS kami merasa terbantu sekali, tidak dibeda-bedakan dalam hal pelayanan dan respon dari para suster dan bidan pun cepat. Alhamdulilah. Kalau masalah sakit setelah operasi ya namanya tindakan di tempat yang sama berulang kali rasanya ya tidak seperti sewaktu pertama kali operasi. 

Pemulihan di rumah

Sesampai di rumah mulailah terasa semua, apalagi sudah mulai begadang. Ini foto tangan saya yang kemaren tidak sukses pada saat pasang infus karena kecil urat nadinya. Bengkak dan memar.

Baca info untuk mempercepat jahitan kering minum air rebusan daun binahong dan perbanyak makan yang protein tinggi. Disini selain air rebusan saya kosumsi putih telur yang direbus. Cukup membantu saya pun tak lama untuk beraktifitas karena badan sudah terasa enak.

Seminggu kemudian saya kontrol ke Rumah sakit, jaitan ok, di usg pun rahim bagus (oia kemaren pas operasi terasa lama selain karena steril ya sudah terjadi pelengketan dimana-mana tapi dokter bilang pelengketannya di otot, rahim saya bagus), perban dibuka, selesai. Kala pun kontrol ke DSA alhamdulilah naik 400gram setelah pas pulang turun 200gram.

Seminggu berlalu dan mulailah terasa sakit lagi ya karena kondisi saya mulai drop karena begadang, menyusui dalam posisi duduk yang  cukup lama dan mengawasi Arka yang mulai gemas sama Kala. Kalau sudah terasa sakit yang saya lakukan selain menangis ya tiduran aja gak turun kasur. Cerita sama teman yang melakukan hal sama kaya saya, sc ketiga dan steril dibilang proses pemulihan memang agak lama sekitar 2 mingguan. What? Ok inhale exhale.

Nah sekarang sudah hampir sebulan apa masih suka sakit? Masih. Apalagi itu kalau menyusui duduk pada saat malam yang saya lakukan berulang-ulang pasti jahitan mulai terasa sakit.

Bismillah saja meski saya belum boleh angkat-angkat berat, naik tangga tapi tetap karena kondisi yang mengharuskan saya lakukan karena tidak ada yang bisa bantu rasa itu datang lagi. Dan masih bisa ditolerir karena lihat Kala yang sehat, Arka juga sehat dan semoga saya dan suami apalagi mama diberi kesehatan terus. Aamiin.

Pemulihan pasca operasi sectio yang ketiga plus steril